--> Aneka Burung Kicau | Deskripsi Singkat Blog di Sini

Aneka Burung Kicau

Informasi Burung Kicau, Burung Merdu, Burung Gacor


Saturday, July 17, 2021

5 Makanan Burung Kacer Yang Perlu Kamu Tau !!

5 Makanan Burung Kacer Yang Perlu Kamu Tau !!

Burung Kacer adalah salah satu burung yang merupakan favorit mania kicau. Selain suara merdunya, bagaimana merawat burung ini juga tidak sulit, jadi bahkan pemula hampir pasti bisa melakukannya.




Selain itu, harga jual Burung Kacer ini cukup tinggi, terutama jika burung itu berada di gacor atau sering menang dalam kontes burung yang kicau. Namun, untuk mencapai level ini, itu membutuhkan kesabaran dan kesabaran yang tinggi juga.

Salah satu upaya yang dapat dikerahkan adalah dengan memberikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh Burung Kacer. Berikut adalah 5 jenis makanan terbaik untuk Burung Kacer menjadi sehat dan di Gacor.

1. Cacing

Salah satu makanan enak yang diberikan kepada Kacer Birds adalah cacing. Hewan yang bergelang itu memang termasuk makanan favorit Burung Kacer.

Tidak hanya sehat, cacing juga berguna untuk mengurangi nafsu Kacer. Kandungan protein tinggi dalam cacing juga tidak menyebabkan penciptaan obesitas. Jadi jangan ragu untuk menawarkan cacing untuk Mania kicau Kacer Pet.

2. Biji-bijian

Ada beberapa jenis biji-bijian yang paling disukai oleh Kacer, antara lain, kacang hijau, jagung, gandum, jewawut, dan beras. Jika Anda tidak ingin repot, kicau Mania dapat memberikannya dalam bentuk pelet yang dijual di toko pakan burung.

Ada banyak properti yang bisa mendapatkan burung kacer setelah makan biji-bijian. Selain sehat, biji-bijian juga mampu memberikan kekuatan ekstra ke Kacer sehingga memiliki volume kicau yang baik.

3 Buah

Tidak ada salahnya memberikan buah-buahan kepada Kacer Birds Chirping Mania, karena di habitat asli, Kacer sedang mencari dan makan buah-buahan.

Ada beberapa jenis buah yang kadang-kadang dapat disajikan ke Kacer, seperti pisang, apel, mentimun, dan jeruk. Selain cocok sebagai variasi pakan, buah-buahan juga berkhasiat untuk meluncurkan pencernaan burung kicauan.

4. Hewan kecil

Sama seperti cacing, hewan kecil lainnya termasuk dalam jenis makanan yang disukai oleh Kacer Birds. Beberapa jenis hewan kecil termasuk ulat Hongkong, daun pisang ulat, kadal kecil, dan sebagainya.

Hewan-hewan kecil seperti itu menyukai Burung Kacer, karena di habitat asli mereka, Birds sering memburu mereka. Tidak perlu terlalu sering, sesekali.

5. Kroto

Kicau Mania tentu saja tidak asing dengan Kroto. Telur telur Rangrang memang telah digunakan sebagai pakan burung yang kicau. Nutrisi yang mereka dikandung terbukti sangat baik untuk kesehatan dan kelincahan Kacer.

Wednesday, July 14, 2021

Mengenal burung Kea dari Selandia Baru

Mengenal burung Kea dari Selandia Baru

Burung Kea adalah jenis spesies bayan unik yang di temukan di wilayah hutan dan alpen Pulau Selatan Selandia Baru. Selandia Baru adalah memiliki kenampakan alam yang masih begitu alami,memukau dan indah,tidak hanya itu saja negara ini mempunyai hewan endemik yang unik dan menarik untuk di lihat.  


Kea adalah salah satu burung yang paling sedikit dari bayan alpen yang di ketahui di dunia. Burung ini adalah burung pemakan segala (omnivora) yang terdiri dari akar-akaran, dedaunan, biji, nektar dan serangga. Burung ini sekali-kali di bunuh untuk penghargaan, burung ini juga memiliki kecerdasan dan rasa ingin tahu, cerdasnya burung ini di sebabkan habitatnya yang berada di pegunungan yang sulit,dengan sumber makanan yang sulit untuk ditemukannya, dan selain itu juga kondisi iklim yang sulit,sehingga burung Kea menggunakan kepandaian/kecerdasan untuk bertahan hidup.


Burung ini termasuk burung betet yang berukuran besar,panjangnya kira-kira mencapai ukuran 48-50 cm,dan memiliki berat kurang lebih 800 gr hingga 1 kg,dan burung Kea jantan lebih besar di bandingkan betinanya. Di sisi lain,wujud asli burung Kea berwarna hijau olive keabu-abuan yang menyelimuti tubuhnya serta terdapat warna merah,biru dan hitam pada bagian belakang sayapnya. 
Kecantikan Warna dari Burung Goul Amadin

Kecantikan Warna dari Burung Goul Amadin


Goul Amadine termasuk jenis burung finch atau pipit yang tercantik di dunia karena memiliki berbagai warna yang indah, burung ini termasuk jenis burung yang banyak di pelihara. Burung Goul Amadin tidak hanya di pelihara tetapi juga di perjual belikan untuk menambah koleksi bagi para pecinta burung,dengan nilai jual yang tinggi, dan sangat mudah untuk memelihara dan menangkarkannya hanya dengan menggunakan sangkar biasa jadi tidak perlu khawatir untuk memelihara burung tersebut. Menangkarkan burung Goul Amadin ini tidak perlu memerlukan lahan yang luas di area rumah pun bisa karena burung ini tidak sulit untuk memeliharanya. 


Jumlah Goul Amadin telah menurun sejak lama,habitat mereka berkurang atau berubah,yang menyebabkan menurunnya dikarenakan adanya parasit sejenis tungau yang bertanggung jawab atas penurunan spesies ini, ini adalah faktor utamanya. Karena burung ini rentan terhadap penyakit dan infeksi virus,warnanya yang indah membuat burung ini mudah di tangkap predator. Diluar musim kawin burung ini sering bergabung dengan burung jenis lainya, kawanan ini akan berkumpul dengan kurang lebih 1000-2000 ekor, jika di musim kawin mereka biasanya di temukan di kawasan lereng scree kasar di mana vegetasi jarang di temukan. Dan di musim kemarau mereka akan berpindah-pindah kemanapun makanan dan air tersedia/di temukan.

Perkebangbiakan burung Goul Amadin biasanya akan membuat sarangnya di lubang pohon, burung ini berkembangbiak di awal musim kemarau ketika ada banyak makanan di sekitar. Ketika burung jantan ini mendekati betina,burung Goul Amadin akan mengacak-acak bulunya dan berkicau untuk memamerkan keindahan warna bulunya yang cerah,burung ini akan membentangkan dadanya untuk mengibaskan bulu-bulunya di dahinya. Burung ini juga memakan spesies enam benih rumput yang berbeda,tetapi belum di temukan bahwa burung ini memakan serangga. Terbukti bahwa burung Goul Amadin betina  dapat mengontrol jenis kelamin keturunan mereka dengan memilih pasangan sesuai dengan warnayang adadi kepalanya.

Untuk membedakan burung  Goul Amadin jantan dan betina sangat mudah, sebelum penangkaran dimulai alangkah baiknya menyiapkan sepasang burung Goul Amadin jantan dan betina. Jika ingin membedakan burung Goul Amadin yang jantan meiliki bulu dada dengan warna yang lebih cerah dibandingkan dengan betina, seringkali juga kita menemukan burung ini hasil mutasi warna,sehingga kitaharus benar-benar bisa membedakanya agar tidak salah memilih burung untuk di sangkarkan nantinya. 




Setelah selesai menangkarnya tidak lupa untuk memberinya makan dengan protein yang tinggi agar terhindar dari berbagai penyakit,sayang jika burung cantik yang kita pelihara terkena sakit jika kita tidak bisa merawatnya. Burung ini nantinya akan bertelur sekitar 4 sampai 8 butir telur dan akan mengerami telurnya selama kurang lebih 16-18 hari hingga menetas,setelah berumur 22-25 hari anakan burung ini akan keluar dari cangkang telurnya selama 4-5 minggu anakan burung Goul Amadin tetap mendapatkan asupan dari kedua induknya. 






Friday, September 11, 2020

Burung Rangkong yang Unik dan Menawan

Burung Rangkong yang Unik dan Menawan

Rangkong adalah salah satu spesies fauna yang menjadi salah satu kekayaan indonesia,Rangkong ini mempunyai nama lain yaitu Enggang. Burung ini tergolong dalam 57 spesies,sembilan spesies daripadanya berasal endemik di bagian selatan Afrika, Rangkong sendiri  memiliki beberapa jenis yang ada di indonesia. Bentuknya yang besar, memiliki paruh yang besar dan juga panjang,namun ringan, kepakan sayapnya yang keras dan mempunyai ciri khas.Suaranya pun mempunyai ciri khas yang tidak bisa pisah dari kehidupan masyarakat,dan setiap mahluk hidup mempunyai tempat hidup yang berbeda beda. Ada hewan yang hidupnya di air,tanah bahkan di atas pohon. Namun Rangkong sebagian besar menghabiskan waktunya di atas pohon,karena Rangkong di sebut hewan Arboreal.

Beberapa jenis Rangkong yang ada di Indonesia :
1. Rangkong Gading
    Buat kamu yang ada di Kalimantan Barat bahwa Rangkong Gading adalah maskotnya Kalimantan Barat,sayangnya masih banyak masyarakat yang belum mengenali Rangkong Gading. Satu-satunya jenis Rangkong yang memiliki balung atau cula yang terbuat dari keratin padat,burung ini merupakan jenis burung yang paling terancam punah di indonesia. Inilah ancaman kehidupan Rangkong Gading di alam bebas. Seolah kita tidak akan merasa kehilangan ketika suaranya tidak lagi terdengar di alam hutan. Berbicara mengenai konservasi tidak hanya tentang perlindungan,pelestarian Rangkong Gading juga dapat melibatkan masyarakat sekitar hutan melalui ekowisata . Sehingga keduannya bisa sejahtera,popolasi terjaga,masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi.

2. Rangkong Kangkareng Sulawesi
    Dari dua subspesies Kangkareng Sulawesi massing-masing memiliki ciri khas,dan salah satu dari tiga jenis Rangkong Endemik di Indonesia,Rangkong ini memiliki tubuh lebih kecil di bandingkan yang lainya. Dan massing-masing Rangkong ini memiliki nama yang berbeda sehingga kita dapat membedaakan nama Rangkong Kangkareng Sulawesi ini. Bagaimana dengan wilayah persebaranya ? 
Rhabdotorrhinus Exharatus Sanfordi berada di Sulawesi Selatan, Pulau Muna, Pulau Buton, dan bagian selatan dari Pulau Togean. Sedangkan Rhabdotorrhinus Exharatus Exharatus beradadi Sulawesi Utara, Sulawesi Utara bagian selatan hingga Kulawi dan Danau Lindu serta Pulau Lembeh.
Kangkareng Sulawesi hidup di hutan primer,dataran rendah,perbukitan dan tepi hutan pada ketinggian 700-1.100 meter dpl.

Rhabdotorrhinus Exharatus Sanfordi :
- Rahang bagian bawah jantannya bersemburat hitam
-  Di bagian leher sampai mata terdapat  
warna kuning 
- Dan di bagian paruhnya sedikit berbeda dengan jenis  Rhabdotorrhinus Exharatus Exharatus



Rhabdotorrhinus Exharatus Exharatus
 Rahang di bagian bawah jantan memiliki setrip hitam
- Memiliki sedikit warna putih di area sebelah mata
- Dan juga di bagian paruhnya lebih banyak garis-garis


3.  Rangkong  Julang Sulawesi
Burung Julang dikenal sebagai "petani" dari dalam hutan,burung ini memakan buah dan biji dari dalam hutandan menyebarkannya ke wilayah hutan lain.
Diantara 13 jenis Rangkong yang ada di Indonesia, Julang Sulawesi merupakan spesies yang memiliki warna paling cantik. Burung ini endemik di Sulawesi tepatnya di Minahasa. Julang sulawesi menghuni hutan primer dan rawa yang ada di indonesia,terkadang di temukan di hutan sekunder yang tinggi dan petak hutan yang luas. Julang Sulawesi termasuk dalam Family Bucerotiade  dalam bahasa Yunani yang berarti "tanduk sapi" yang merujuk pada bentuk ciri khas paruh burung ini,burung ini menggunakan pohon-pohon besar di atas kanopi hutan untuk bersarang. Mereka tinggal di dalam lubang-lubang pohon yang besar dan kemudian di tutup dengan lumpur untuk memperkecil pintu sarang mereka. Makanan utama Julang Sulawesi ini biasanya adalah buah-buahan,dan beberapa jenis serangga serta binatang kecil lainya,seperti kelelawar,kadal,dan tikus. Ada beberapa jenis Julang Endemik Indonesia : 
1. Julang Sulawesi 

2. Julang Sumba 

3. Julang Emas 
4. Julang Irian 


Terjadi lagi kasus perburuan Julang Sulawesi di Indonesia,padahal Julang Sulawesi memiliki peran penting di alam sebagai penebar biji di hutan,namun sayang masyarakat tidak tahu hal itu. Selain itu Julang Sulawesi termasuk 1dari ke-13 jenis Rangkong di indonesia yang telah di lindungi dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

4. Rangkong Jambul
Rangkong Jambul termasuk hewan yang di lindungi sama seperti Rangkong yang lainya,melihat beberapa hewan ini sudah punah. Burung ini menjadi target perburuan alternatif,ketika pemburu tidak mendapatkan target utamanya. Dan tahukah kamu bahwa burung Rangkong Jambul mempunyai suaara yang khas, maka dari itu masyarakat Dayak Iban menyebutnya dengan nama "Sentuku".

Rangkong Jambul jenis ini tersebar di wilayah hutan tropis Asia Tenggara seperti Myanmar, Thailand, Malaysia, Brunei, India dan Indonesia meliputi Sumatera dan Kalimantan. Rangkong Jambul ini berukuran 85 cm, memiliki tubuh yang berwarna hitam di bagian punggunnya,selain hitam warna putih juga mendominasi tubuhnya dari mulai kepala bagian atas sampai ke bawah hingga ekor,mempunyai jambul seperti mahkota di atas kepalanya yang berbulu halus. Baik jantan maupun betina sama saja mempunyai jambul (mahkota),burung ini berkelompok besar maupun kecil,Rangkong ini dapat di bedakan antara jantan dan betina dari warna lehernya, iris matanya berwarna kuning dan ada sedikit warna biru di samping matanya,paruhnya berwarna abu-abu dan kaki berwarna hitam.

Tempat hidup dan kebiasaan burung Rangkong Jambul ini terdapat di beberapa tempat perbukitan di bawah  ketinggian 900 mdl. Di 2/3 bagian Sumatera dan 1/2 di bagian utara Kalimantan, menghuni tajuk tengah dan tajuk bawah. Saat sedang menemukan pohon yang sedang berbuah Rankong Jambul ini bisa berkelompok hingga 20 individu. Burung ini pemakan buah-buahan, serangga, ular, kadal dan burung kecil. Ketika mereka terancam, mereka akan membentangkan sayapnya dan bulu ekornya sambil menggerakan paruhnya naik turun untuk mengetahui musuh yang datang ketika sudah mendekatinya.

Rangkong Jambul ini ketika memasuki musim berbiak akan di bantu oleh 1-3 ekor invidu lainya,tujuananya agar burung ini tidak terganggu. Para "penjaga" burung ini akan menjaga wilayah kekuasaannya sambil mengeluarkan suara,untuk menunjukan perlawanan jika ada ancaman. burung ini akan bertelur mulai dari bulan Desember hingga Januari untuk sampai menetas,selama musim biak kita akan sulit menemuinya mungkin hanya terdengar suaranya saja. Dalam satu kali berbiak burung ini hanya 1 - 2 yang sukses menetas.



5. Rangkong Papan 
Rangkong papan mempunyai nama ilmiah yaitu Buceros Bicornis adalah spesies terbesar dalam suku Bucirotidae. Penelitian terbaru menyebutkan bahwa Rangkong Papan merupakan pemancar biji yang efektif. Menurut penelitian yang di lakukan oleh Rohit Naniwadekar dan kawan-kawan (2019) rangkong papan mampu memancarkan hingga 95% biji dari seluruh buah yang ia makan hingga sejauh 12 km. Maka tidak salah jika kita menyebutnya sebagai petani hutan yang sejati. Jasa ekologinya sangat besar untuk mempertahankan hutan dan lingkungan kita.

Burung dewasa besar ini memiliki panjang kira-kira 160 cm,burung sendiri ini memiliki warna di punggungnya berwarna hitam dan sedikit mempunyai list berwarna putih dan sedikit bercorak kuning,sedangkan tanduknya berwarna kuning-hitam di atas paruh besar berwarna kuning,sedangkan kulit mukanya berwarna hitam dengan bulu leher berwarna kuning kecoklatan,bulu ekornya di dominasi dengan warna putih dengan garis hitam tebal di tengah. Tanduk burung ini memiliki rongga dan tidak padat, untuk membedakan jantan dan betina sangatlah mudah terlihat dari matanya, mata burung betina berwarna biru sedangkan untuk burung jantan matanya berwarna merah.

Jutaan orang tidak menyadari bahwa ternyata Rangkong Papan memiliki waktu  dan cara khusus demi menjaga penampilanya,warna kuning cerah pada bulu disekitar leher,paruh,atau balung milik rangkong papan sebenarnya berasal dari zat seperti minyak yang di hasilkan oleh kelenjar preen atau kelenjar minyak, yang terletak di pangkal ekor. Selain memberikan warna pada bagian-bagian tersebut zat ini juga menjaga agar bulunya tetap lebat dan kuat. Nah rangkong selalu mengaplikasinya sendiri minyak tersebut ke paruh,balung,maupun bulunya layaknya kosmetik.

Tuesday, September 8, 2020

Lesser Bird of Paradise (Cendrawasih Kuning Kecil)

Lesser Bird of Paradise (Cendrawasih Kuning Kecil)

Burung Cendrawasih di anggap burung dari surga karena keindahan bulunya.Salah satu maskot terindah dari indonesia ini selalu mempunyai daya tarik terutama para wisatawan yang berkunjung ke indonesia apalagi untuk para pecinta burung, burung-burung di indonesia mempunyai ciri khas tersendiri untuk menempati hutan sebagai habitat aslinya,karena di indonesia sendiri sebagian masih terjaga hutannya sehinnga masih bisa untuk burung-burung tinggal di alam aslinya. Salah satu burung yang menjadi primadona hutan adalah Cendrawasih Kuning Kecil atau Lesser Bird of Paradise. Burung  ini termasuk burung yang mampu berkicau dengan suara yang indah,jika kita menemukan burung ini dan mendengerkan kicauannya pasti ada rasa untuk memiliknya, tidak mudah untuk memiliki salah satu burung ini karena burung Cendrawasih termasuk hewan yang di lindungi atau  hewan langka. Anda mungkin bingung untuk membedakan yang mana jantan dan yang mana betina,tidak perlu bingung untuk membedakannya.

Ada perbedaan antara jantan dan betina pada burung Cendrawasih ini, sebenearnya untuk membedakan antara burung betina dan jantan sangat mudah, namun burung ini sulit di bedakan ketika usianya masih sangat muda dan jika sudah mulai dewasa burung ini mudah sekali untuk membedakan jenis kelaminya.

Burung Cendrawasih Kuning Kecil adalah burung yang berukuran sedang dengan ukuran panjang sekitar 32 cm,burung ini memiliki keunikan tersendiri dengan ukuran yang tidak begitu besar,burung Cendrawasih Kuning Kecil Jantan memiliki warna bulu yang indah,ada beberapa corak warna di bagian bulunya,warna yang lebih menonjol adalah warna coklat di  bagian sayap dan di bawah paruhnya selain warna coklat ada warna kuning berpadu warna putih di bagian ekornya dan area punggungnya,selain warna coklat dan kuning yang ada pada tubuhnya burung ini pun memiliki warna paruh yang dominan yaitu warna abu-abu kebiruan dan mempunyai iris mata berwarna kuning. Burung Cendrawasih Jantan memiliki bulu di sekitar leher berwarna zambrud mengkilap. Di ekornya terdapat dua buah tali berwarna hitam.Sifat burung jantan ini lebih sering poligami dengan beberapa pasangan. Untuk Cendrawasih Betina sendiri mempunyai bulu yang pendekdari jantan dan tidak menjuntai panjang,burung ini akan mengalami kematangan sekitar 4-6 tahun,biasanya ukuran burung betina lebih besar daripada jantan,burung Cendrawasih betina seringkali jual mahal kepada si jantan dan dia akan terlihat diam ketika digoda jantan 

Cendrawasih kuning kecil ini adalah spesies poligami, burung ini memikat lawan sejenisnya dengan tarian yang memamerkan bulu-bulu indahnya,salah satu individu betina akan tertarik dengan individu jantan sehingga induk betina pun akan di kawini oleh individu jantan dan dalam waktu beberapa minggu betina akan bertelur dan mengerami telurnya hingga menetas. Cendrawasih ini pemakan serangga dan buah-buahan yang sudah tersedia di alam sekitar sehingga untuk bertahan hidup burung ini tidak kesulitan untuk mencari makan.

Cendrawasih ini tersebar di beberapa wilyah indonesia khususnya di Irian Jaya dan Papua Nugini,burung ini juga dapat di temukan di wilayaah Missol dan Yapen. Keindahan burung ini dapat memikat para pecinta burung sehingga burung ini sering dijadikan perburuan oleh para pemburu liar,burung ini sudah sangat punah populasinya. Terkadang kita pun akan sulit menemuinya ketika kita berkunjung ke Irian Jaya dan Papua.

Melihat status burung Cendrawasih,maka harus ada kesadaran bagi kita untuk ikut menjaga dan melestarikan burung yang sudah mulai punah ini.Diharapkan semua lembaga pemerintah dan non pemerintah serta masyarakat   ikut berpatisipasi dalam melestarikan dan membuat upaya perlindungan  Cendrawasih Kuning Kecil agar tidak semakin punah supaya anak cucu kita nanti bisa melihat betapa indahnya ciptaan Tuhan yang telah menciptakan alam yang indah untuk tempat tinggal burung Cendrawasih Kuning Kecil.

Wednesday, September 2, 2020

Burung Kicau Bersuara Merdu, Yuk Kepoin!!

Burung Kicau Bersuara Merdu, Yuk Kepoin!!



Burung Kicau - Burung merupakan salah satu hewan peliharaan yang cukup populer di Indonesia. Bahkan hingga saat ini, peminat hewan unggas ini masih terbilang tinggi. Selain dipelihara sebagai hobi, banyak pula masyarakat yang mulai mengembangkan ternak burung untuk dijadikan usaha. Ini pun menjadi salah satu jenis usaha yang cukup menjanjikan.


Bukan tanpa alasan, saat ini sudah banyak berbagai jenis burung kicau dengan suara merdu yang makin digemari masyarakat, mulai dari burung jenis kenari, lovebird yang hidup berpasangan, hingga burung cucak rowo. Masing-masing burung kicau ini memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan yang lain. Meskipun begitu, beberapa jenis burung kicau ini dikatakan sebagai jenis burung yang mempunyai kicauan merdu dan lantang.

Tidak heran, jika beberapa jenis burung kicau ini dipatok dengan harga yang tidak sembarangan. Mulai dari ratusan ribu rupiah hingga mencapai belasan juta. Hal ini tentu saja tergantung pada kemampuan kicau burung, warna bulu, hingga ciri khas yang dimiliki masing-masing burung. Bagi para penggemarnya, mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk membeli burung bukan menjadi suatu masalah.

Bagi para pecinta burung atau kicau mania, perlu mengetahui jenis burung kicau bersuara merdu berikut. Beberapa jenis burung kicau ini bisa menjadi referensi untuk koleksi peliharaan baru. Dilansir dari Liputan6.com, berikut beberapa jenis burung kicau yang perlu diketahui.


Kenari Yorkshire

Jenis burung kicau bersuara merdu yang pertama adalah burung kenari yorkshire. Dapat ditebak dari namanya, jenis burung kicau yang satu ini memang berasal dari Inggris, tepatnya Inggris Utara. Namun perlu diketahui, bahwa jenis burung ini merupakan hasil persilangan dari kenari lancashire dan dan kenari belgia.

Jenis burung kicau ini biasanya dijual dengan kisaran harga mulai dari 8 juta hingga 15 juta rupiah per ekornya. Meskipun harganya fantastis, namun tetap sepadan dengan keistimewaan yang dimiliki burung ini.

Salah satu keunggulannya adalah kemampuan kicauan yang lantang dan merdu. Selain itu, bulu burung yang memadukan warna kuning, oranye, merah, hingga cokelat terang memang membuat penampilan burung ini semakin menarik.

Meskipun begitu, bagi Anda yang tertarik untuk melakukan penangkaran, akan menemui berbagai kendala. Sebab, jenis burung impor ini dikatakan mudah mati dibanding jenis burung yang lainnya. Namun jika Anda berhasil melakukan penangkaran, tentu bisa menjadi ladang bisnis yang menggiurkan.


Murai Batu

Jenis burung kicau selanjutnya adalah murai batu. Jenis burung yang satu ini dikenal juga dengan sebutan kurica hutan. Di Indonesia sendiri, burung jenis ini banyak ditemui di daerah Pulau Sumatera. Murai batu ini juga dikenal sebagai salah satu primadona jenis burung kicau, karena mempunyai kemampuan kicau yang lantang, merdu, dan menggema. Bukan hanya itu, murai batu juga pandai menirukan suara kicau lainnya yang berada di dekat lingkungannya.

Karena kemampuannya yang begitu mengesankan, tidak heran jika jenis burung kicau ini memiliki harga yang terus melonjak. Bahkan burung murai batu dewasa dan sering mengikuti lomba, bisa dijual hingga mencapai 10 juta rupiah. Selain itu, harus diakui jenis burung kicau yang satu ini juga dikatakan hampir punah. Sehingga kini, murai batu termasuk salah satu jenis burung yang dilindungi, terutama di Pulau Sumatera.


Lovebird Parblue

Jenis burung kicau yang tidak kalah menarik adalah lovebird parblue. Meskipun ukurannya kecil, jenis burung kicau yang satu ini memiliki suara kicauan yang keras, lantang, dan merdu. Tidak heran jika hingga saat ini, burung jenis lovebird ini masih digemari oleh para pencinta burung. Bukan hanya itu, harga jual satu ekor burung ini juga tidak murah, yaitu bisa mencapai angka Rp3 juta sampai Rp5 juta.

Jika dilihat dari penampilannya, leverbird parblue ini masih sama seperti burung lovebird pada umumnya. Namun, lovebird perblue mempunyai perpaduan warna yang cukup menarik. Warna kuning pada bagian kepala, jingga pada paruh, dan warna biru pada tubuhnya. Jenis burung lovebird dengan perpaduan warna ini pun terbilang langka. Sehingga harga jual burung ini bisa sewaktu-waktu melonjak cukup tinggi.


Lovebird Madagaskar

Tidak jauh berbeda dari jenis burung sebelumnya, lovebird madagaskar juga termasuk salah satu jenis burung kicau dengan suara merdu yang patut diperhitungkan. Seperti namanya, jenis burung lovebird ini memang berasal dari wilayah madagaskar. Dengan begitu, populasinya di Indonesia pun tergolong langka dan sangat sulit ditemukan.

Berbeda dengan lovebird pada umumnya, jenis madagaskar ini mempunyai ukuran paruh yang cukup besar seperti paruh elang. Bukan hanya itu, paruh lovebird madagaskar juga tajam dan melengkung di bagian ujungnya. Selain itu, dibandingkan jenis lovebird biasanya, loverbird madagaskar ini diketahui mempunyai ukuran yang lebih kecil.

Jumlah populasinya yang semakin sedikit, maka tidak heran jika jumlah impor burung ini semakin dibatasi. Hal inilah yang membuat harga jual lovebird madagaskar terbilang mahal. Selain itu, perlu disayangkan, burung jenis ini mempunyai sifat pemalu dan sensitif dengan keberadaan manusia. Sehingga akan lebih susah untuk dilakukan penangkaran.


Cucak Rowo

Jenis burung kicau bersuara merdu yang terakhir adalah burung cucak rowo. Bagi masyarakat Indonesia, jenis burung yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi. Burung cucak rowo ini memang sudah lama dikenal sebagai jenis burung kicau yang mumpuni. Di mana burung ini dapat mengeluarkan suara kicauan yang keras, jernih, dan menggema.

Tidak kalah dengan beberapa burung kicau lainnya, cucak rowo juga dijual dengan harga cukup tinggi, yaitu hingga jutaan rupiah. Hal ini disebabkan karena proses penangkaran burung cucak rowo yang terbilang susah.

Burung ini harus mendapatkan perawatan dan perlakuan eksklusif agar burung tidak mudah stres. Dengan begitu, perlu komitmen yang sungguh-sungguh untuk dapat memelihara burung ini dengan baik.


Wednesday, February 5, 2020

Burung Pipit

Burung Pipit

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Pipit. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Burung Pipit

Burung pipit coklat atau Petingan memiliki bahasa ilmiah (Lonchura punctulata). Burung pipit ini suka dengan makanan biji-bijian. Habitat burung ini sering ditemukan didaerah terbuka seperti: sawah, padang rumput,  ladang dll
Ciri-ciri burung pipit ini memiliki kepala, punggung, sayap dan ekor berwarna coklat dan leher perut sampai bawah ekor berwarana dasar putih dengan coretan coklat membentuk pola sisik ikan. Serta paruh berwarna  putih kebiruan.

Burung ini adalah jenis burung yang biasa hidup secara berkelompok, satu kelompok bias terdiri dari 10 – 30 ekor. Tapi tidak jarang lebih. Biasanya burung ini bias menghasilkan anak 3 – 6 ekor tiap sarang.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung Pipit, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)

Wednesday, December 25, 2019

no image

Burung Raja Udang

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Raja Udang. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.


Hasil gambar untuk burung raja udang
Burung Raja Udang

Burung Raja Udang (Tengkek Udangini memiliki nama ilmiah Alcedines. Makanan dari burung ini adalah ikan kecil, katak dan jangkrik. Burung ini biasanya dapat ditemukan ditepi sungai. Adapun ciri-ciri dari burung ini adalah memiliki mulut merah, badan coklat, punggung hingga ekor berwarna biru, kaki merah


Raja Udang Biru


Burung Raja Udang Biru ini memiliki ciri-ciri : mulut hitam, leher - dada hingga perut berwarna coklat keputihan,  kepala – punggung – sayap hingga ekor berwarna biru dan kaki berwarna orange.



Raja Udang Merah


Hasil gambar untuk burung raja udang
Burung Raja Udang Merah

Burung Raja Udang Merah ini menghabiskan banyak waktunya untuk bertengger dan mencari makan di tepian sungai atau tambak ikan. Burung ini biasa bersarang di lubang – lubang tanah dan lubang pohon. Biasanya menghasilkan telur 2 – 3 butir. Burung ini memiliki bulu berwarna merah dan paruhnya merah juga.

Burung hidup serta tumbuh biak pada sebagian besar habitat darat serta pada 7 daratan, sampai menggapai koloni ekstrem mereka pada koloni perkembangbiakan Petrel Salju sampai pada ketinggian 440 km( 270 mi) di pedalaman Antartika. Diversitas paling tinggi burung ada di daerah tropis. Ini pula telah dipikirkan tadinya kalau keragaman paling tinggi burung merupakan hasil dari tingkatan spesiasi di wilayah tropis, bagaimanapun riset terkini menciptakan spesiasi tingkatan paling tinggi di lintang besar yang diimbangi dengan tingkatan kepunahan lebih besar daripada di wilayah tropis. Sebagian familia burung sudah menyesuaikan diri terhadap kehidupan baik di lautan dunia serta pada diri mereka, dengan sebagian spesies burung laut tiba ke darat cuma buat berkembangbiak serta sebagian penguin sudah tercatat menyelam sampai kedalaman 300 m( 980 ft).

Banyak spesies burung yang sudah membangun populasi perkembangbiakan di daerah mereka yang diintroduksi oleh manusia. Sebagian introduksi memanglah disengaja; contohnya Puyuh Biasa, diintroduksi ke segala dunia bagaikan burung buruan. Yang lain sebab ketidaksengajaan, semacam pembuatan populasi Parkit Pendeta liar di sebagian kota di Amerika Utara sehabis pelarian mereka dari penangkaran. Sebagian spesies, tercantum Kuntul Kerbau, Karakara Kepala- kuning serta Kakatua Galah, mempunyai sudah menyebar secara natural melampaui rentang asli mereka bagaikan aplikasi agrikultural yang membuat habitat baru mereka yang cocok.

Sebagian besar burung menempati bermacam posisi dalam ekologi. Sedangkan sebagian burung universal yang lain menempati tempat yang sangat spesial di habitatnya ataupun bersumber pada di mana letak tipe makanannya terletak. Apalagi di dalam suatu habitat tunggal, semacam hutan, zona ini dapat dihuni oleh bermacam tipe burung yang bermacam- macam, dengan sebagian spesies hidup dalam hutan kanopi, sebagian di dasar kanopi itu sendiri, dan sebagian yang yang lain dalam dalam hutan itu sendiri. Burung yang hidup di dekat perairan biasanya mencari santapan dengan memancing, memakan tumbuhan, serta membajak santapan hewan lain. Burung pemangsa mengkhususkan diri pada mencari hewan ataupun burung lain.

Sebagian burung yang memakan sari bunga, berfungsi dalam penyerbukan bunga serta banyak burung yang memakan buah pula memainkan kedudukan berarti dalam penyebaran biji. Burung- burung penyerbuk acapkali silih tergantung serta berdampingan dengan tanaman, serta dalam sebagian permasalahan kadangkala peristiwa cuma terdapat spesies burung tertentu yang hingga ke dalam nektarnha serta cuma ialah penyerbuk primer/ tunggal dari spesies bunga tertentu.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung Raja Udang, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. 


Burung Kuntul

Burung Kuntul

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Kuntul. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Burung Kuntul


Hasil gambar untuk burung kuntul
Burung Kuntul

Burung Kuntul ini memiliki nama ilmiah Ardeidae. Makanan dari burung kuntul ini adalah ikan, katak, jangkrik dan serangga air. Burung ini sering ditemui di sawah berair, hutan bakau, aliran air. Burung kuntul ini memiliki ciri-ciri berwarna dasar putih, leher panjang dan kaki yang panjang.

Burung ini biasanya mencari makan di sawah atau tempat yang berair. Mereka memburu makanannya dengan menombak kearah mangsanya dengan paruh mereka yang panjang dan tajam, denagn sangat cepat. Mereka biasanya tidur dan bersarang di hutan bakau, pohon tinggi dan rimbun. Burung ini menghasilkan 2 – 3 butir telur. Mereka bersarang secara berkelompok bahkan tidak jarang dalam satu pohon bisa terdiri dari 3 – 5 sarang. 


Tambahan dari burung yang lain :

Burung Cinenen atau Ketinglar (Orthotomus sepium)

Makanan : serangga, ulat
Habitat : pohon yang rimbun dan semak
Ciri-ciri : kepala merah badan keabu – abuan, sayap abu kemerahan,
Ekor abu – abu, kaki merah, paruh merah keputihan.

Burung ini tidak jauh beda dengan jenis burung prenjak atau ciblek, tapi mereka suka bersarang di pohon dengan jumlah telur 2 – 3 butir.


Burung Penghisap Madu Sriganti atau Kepecit (Nectarinia jugularis)

(jantan)
(betina)

Makanan       : sari bunga, serangga
Habitat          : di tempat yang banyak tumbuh bunga
Ciri-ciri     : kepala – punggung hingga sayap hijau gelap, dada sampai perut berwarna kuning cerah,untuk yang jantan tidak ada bulu yang mengkilap dibawah paruh hingga leher, betina memiliki lehermengkilap.



Untuk jenis burung ini mereka bias mengepakkan sayapnya begitu cepan sehingga bias menghisap sari bunga tanpa harus bertengger. Burung ini memiliki habitat yang tak terbatas, dimana ada bunga disana pasti ada burung ini. Mereka biasa bersarang di pohon tinggi dan rimbun. Jumlah telur mereka 2 – 3 butir. Sarang mereka menggantung.


Burung Murai Gila atau Temblek (Rhipidura javanica)

Makanan : serangga kecil dan ulat
Habitat    : daerah aliran sungai pohon rimbun
Ciri-ciri   : kepala hitm, punggung hingga sayap hitam, ekor hitam,dada putih, leher hitam dan ada stripe putih.

Burung ini biasa dijumpai di kandang ternak di sawah, biasanya mereka mencari serangga terbang dan kutu di hewan ternak. Burung ini sangat lincah sehingga bias menangkap serangga yang beterbangan. Burung ini biasa bersarang di ranting pohon yang kecil dan menjulur kebawah sehingga sulit untuk menjangkau sarang mereka. Burung ini biasa bertelur 2 – 3 butir tiap sarang.


Burung anis merah atau punglor merah

Makanan : serangga, cacing, ulat, jangkrik
Habitat    : pohon kopi, pohon salak, rumpun                             bambu dll
Ciri-ciri   : kepala dan badan berwarna merah, ayap berwarna abu kehitaman denagn stripe putih, kaki  merah

Burung ini termasuk burung yang sekarang ini menjadi burung kicauan. Burung ini biasa bersarang di pohon kopi tapi tidak jarang bersarang di pohon jenis yang lain. Burung ini bertelur 3 – 4 butir. Yang menarik burung ini bias teller. Pada waktu teller burung ini akan terus berkicau dan tidak menghirukan keadaan sekelilingnya.


Pelatuk Besi

 
 Pelatuk besi : badan lebih besar dari pelatuk biasa, badan coklat kehitaman, ada jambul di kepala berwarna merah, paruh hitam, kaki hitam







Pelatuk Biasa


Nama       : burung pelatuk atau belatuk
Makanan : serangga, ulat
Habitat    : hutan
Ciri-ciri    : Pelatuk biasa : kepala putih dengan stripe hitam, sayap hitam dengan titik putih sepajang sayap, punggung – dada hingga perut berwarna putih, ekor hitam, kepala ada bulu berwarna merah mirip jambul.


Burung ini suka mencari makan batang – bantang pohon, mereka biasanya melubangi pohon menggunankan paruh mereka yang panjang dan runcing untuk menangkap ulat yang ada di batang pohon. Burung ini biasa ditemui di pinggiran hutan atau dalam hitam. Mereka bersarang di lubang – lubang pohon yang mereka lubangi sendiri. Mereka biasanya mengeluarkan telur 2 – 3 butir, tp biasanya yang menetas hanya 2 ekor tiap sarang.


Jalak Kebo (Acridotheres fuscus)

Makanan : serangga, ulat, belalang, buah - buahan
Habitat    : hutan, daerah persawahan, kebun dll
Ciri-ciri    : kepala – ekor berwarna abu – abu kehitaman, sayap berwarna hitam dan beberapa helai bulu sayapnya berwarna putih, kaki kuning, paruh kuning, lingkaran mata berwarna putih kekuningan.


Burung ini sering terbang secarab berkelompok dengan jumlah yang tidak terlalu banyak antara 5 – 10 ekor. Mereka sering hinggap di punggung kerbau untuk mencari parasit yang menempel di punggung kerbau. Burung ini suka bersarang di lubang – lubang pohon, tapi tidak jarang mereka membangun sendiri sarang mereka (ini tergantung lingkungan mereka tinggal). Mereka biasa bertelur 2 butir tiap sarang.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)

Tuesday, December 24, 2019

Burung Kecetrung

Burung Kecetrung

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Kecetrung. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Burung Kecetrung


Burung Kecetrung ini suka makan serangga ulat. Burung ini biasanya ditemukan di sawah. Ciri-ciri dari burung ini adalah memiliki badan berwarna coklat dengan garis hitam dan dada berwarna putih. 

Burung ini sering dijumpai di areal persawahan, burung ini suka bersarang di pohon padi, dengan merekatkan sarangnya di antara batang padi.

Burung ini biasa bertelur 3-4 butir. Burung ini suka hinggap di ujung kayu yang ada di areal persawahan dan suka terbang tinggi sambil mengeluarkan suaranya.

Burung hidup serta tumbuh biak pada sebagian besar habitat darat serta pada 7 daratan, sampai menggapai koloni ekstrem mereka pada koloni perkembangbiakan Petrel Salju sampai pada ketinggian 440 km( 270 mi) di pedalaman Antartika. Diversitas paling tinggi burung ada di daerah tropis. Ini pula telah dipikirkan tadinya kalau keragaman paling tinggi burung merupakan hasil dari tingkatan spesiasi di wilayah tropis, bagaimanapun riset terkini menciptakan spesiasi tingkatan paling tinggi di lintang besar yang diimbangi dengan tingkatan kepunahan lebih besar daripada di wilayah tropis. Sebagian familia burung sudah menyesuaikan diri terhadap kehidupan baik di lautan dunia serta pada diri mereka, dengan sebagian spesies burung laut tiba ke darat cuma buat berkembangbiak serta sebagian penguin sudah tercatat menyelam sampai kedalaman 300 m( 980 ft).

Banyak spesies burung yang sudah membangun populasi perkembangbiakan di daerah mereka yang diintroduksi oleh manusia. Sebagian introduksi memanglah disengaja; contohnya Puyuh Biasa, diintroduksi ke segala dunia bagaikan burung buruan. Yang lain sebab ketidaksengajaan, semacam pembuatan populasi Parkit Pendeta liar di sebagian kota di Amerika Utara sehabis pelarian mereka dari penangkaran. Sebagian spesies, tercantum Kuntul Kerbau, Karakara Kepala- kuning serta Kakatua Galah, mempunyai sudah menyebar secara natural melampaui rentang asli mereka bagaikan aplikasi agrikultural yang membuat habitat baru mereka yang cocok.

Sebagian besar burung menempati bermacam posisi dalam ekologi. Sedangkan sebagian burung universal yang lain menempati tempat yang sangat spesial di habitatnya ataupun bersumber pada di mana letak tipe makanannya terletak. Apalagi di dalam suatu habitat tunggal, semacam hutan, zona ini dapat dihuni oleh bermacam tipe burung yang bermacam- macam, dengan sebagian spesies hidup dalam hutan kanopi, sebagian di dasar kanopi itu sendiri, dan sebagian yang yang lain dalam dalam hutan itu sendiri. Burung yang hidup di dekat perairan biasanya mencari santapan dengan memancing, memakan tumbuhan, serta membajak santapan hewan lain. Burung pemangsa mengkhususkan diri pada mencari hewan ataupun burung lain.


Sebagian burung yang memakan sari bunga, berfungsi dalam penyerbukan bunga serta banyak burung yang memakan buah pula memainkan kedudukan berarti dalam penyebaran biji. Burung- burung penyerbuk acapkali silih tergantung serta berdampingan dengan tanaman, serta dalam sebagian permasalahan kadangkala peristiwa cuma terdapat spesies burung tertentu yang hingga ke dalam nektarnha serta cuma ialah penyerbuk primer/ tunggal dari spesies bunga tertentu.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung Kecetrung, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)


no image

Burung Delimukan

Hai Sobat Burung Kicau!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Delimukan. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Hasil gambar untuk Burung Delimukan
Burung Delimukan

Burung Delimukan atau tutug jalan ini memiliki bahasa ilmiah (Chalcophaps indica). Makanan dari burung ini adalah buah-buahan, serangga dan biji-bijian. Habitat burung ini biasanya ditemukan dipinggiran hutan dan padang rumput. Burung ini memiliki ciri-ciri ekor pendek, paruh dan kaki berwarna merah,tubuh bagian bawah berwarna merah jambu, memiliki mahkota abu-abu, dengan bagian depan berwarna putih dan sayap berwarna hijau. Burung Delimukan mempunyai kebiasaan mencari makan di atas permukaan tanah. Hidup berpasangan di habitatnya. Bertelur 2 butir tiap sarang.

Burung hidup serta tumbuh biak pada sebagian besar habitat darat serta pada 7 daratan, sampai menggapai koloni ekstrem mereka pada koloni perkembangbiakan Petrel Salju sampai pada ketinggian 440 km( 270 mi) di pedalaman Antartika. Diversitas paling tinggi burung ada di daerah tropis. Ini pula telah dipikirkan tadinya kalau keragaman paling tinggi burung merupakan hasil dari tingkatan spesiasi di wilayah tropis, bagaimanapun riset terkini menciptakan spesiasi tingkatan paling tinggi di lintang besar yang diimbangi dengan tingkatan kepunahan lebih besar daripada di wilayah tropis. Sebagian familia burung sudah menyesuaikan diri terhadap kehidupan baik di lautan dunia serta pada diri mereka, dengan sebagian spesies burung laut tiba ke darat cuma buat berkembangbiak serta sebagian penguin sudah tercatat menyelam sampai kedalaman 300 m( 980 ft).

Banyak spesies burung yang sudah membangun populasi perkembangbiakan di daerah mereka yang diintroduksi oleh manusia. Sebagian introduksi memanglah disengaja; contohnya Puyuh Biasa, diintroduksi ke segala dunia bagaikan burung buruan. Yang lain sebab ketidaksengajaan, semacam pembuatan populasi Parkit Pendeta liar di sebagian kota di Amerika Utara sehabis pelarian mereka dari penangkaran. Sebagian spesies, tercantum Kuntul Kerbau, Karakara Kepala- kuning serta Kakatua Galah, mempunyai sudah menyebar secara natural melampaui rentang asli mereka bagaikan aplikasi agrikultural yang membuat habitat baru mereka yang cocok.

Sebagian besar burung menempati bermacam posisi dalam ekologi. Sedangkan sebagian burung universal yang lain menempati tempat yang sangat spesial di habitatnya ataupun bersumber pada di mana letak tipe makanannya terletak. Apalagi di dalam suatu habitat tunggal, semacam hutan, zona ini dapat dihuni oleh bermacam tipe burung yang bermacam- macam, dengan sebagian spesies hidup dalam hutan kanopi, sebagian di dasar kanopi itu sendiri, dan sebagian yang yang lain dalam dalam hutan itu sendiri. Burung yang hidup di dekat perairan biasanya mencari santapan dengan memancing, memakan tumbuhan, serta membajak santapan hewan lain. Burung pemangsa mengkhususkan diri pada mencari hewan ataupun burung lain.


Sebagian burung yang memakan sari bunga, berfungsi dalam penyerbukan bunga serta banyak burung yang memakan buah pula memainkan kedudukan berarti dalam penyebaran biji. Burung- burung penyerbuk acapkali silih tergantung serta berdampingan dengan tanaman, serta dalam sebagian permasalahan kadangkala peristiwa cuma terdapat spesies burung tertentu yang hingga ke dalam nektarnha serta cuma ialah penyerbuk primer/ tunggal dari spesies bunga tertentu.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung Delimukan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)



Burung Cucak Kuning

Burung Cucak Kuning

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Cucak Kuning. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.




Burung Cucak Kuning atau Kutilang Emas ini memiliki bahasa ilmiah Pycnonotus melanicterus. Makanan dari burung Cucak Kuning ini adalah serangga, buah-buahan. Burung ini biasanya ditemukan di hutan atau perkebunan. Ciri-ciri dari burung ini adalah memiliki kepala kuning, punggung dada hingga perut berwarana kuning, sayap dan ekor berwarna kuning kecoklatan, leher merah, mata hitam dengan lingkaran kuning, paruh hitam.

Burung ini termasuk burung yang sejenis dengan kutilang atau crukcuk. Burung ini suka biasa bertelur 2 – 3 butir dan bersarang di pohon yang rimbun.

Burung hidup serta tumbuh biak pada sebagian besar habitat darat serta pada 7 daratan, sampai menggapai koloni ekstrem mereka pada koloni perkembangbiakan Petrel Salju sampai pada ketinggian 440 km( 270 mi) di pedalaman Antartika. Diversitas paling tinggi burung ada di daerah tropis. Ini pula telah dipikirkan tadinya kalau keragaman paling tinggi burung merupakan hasil dari tingkatan spesiasi di wilayah tropis, bagaimanapun riset terkini menciptakan spesiasi tingkatan paling tinggi di lintang besar yang diimbangi dengan tingkatan kepunahan lebih besar daripada di wilayah tropis. Sebagian familia burung sudah menyesuaikan diri terhadap kehidupan baik di lautan dunia serta pada diri mereka, dengan sebagian spesies burung laut tiba ke darat cuma buat berkembangbiak serta sebagian penguin sudah tercatat menyelam sampai kedalaman 300 m( 980 ft).

Banyak spesies burung yang sudah membangun populasi perkembangbiakan di daerah mereka yang diintroduksi oleh manusia. Sebagian introduksi memanglah disengaja; contohnya Puyuh Biasa, diintroduksi ke segala dunia bagaikan burung buruan. Yang lain sebab ketidaksengajaan, semacam pembuatan populasi Parkit Pendeta liar di sebagian kota di Amerika Utara sehabis pelarian mereka dari penangkaran. Sebagian spesies, tercantum Kuntul Kerbau, Karakara Kepala- kuning serta Kakatua Galah, mempunyai sudah menyebar secara natural melampaui rentang asli mereka bagaikan aplikasi agrikultural yang membuat habitat baru mereka yang cocok.

Sebagian besar burung menempati bermacam posisi dalam ekologi. Sedangkan sebagian burung universal yang lain menempati tempat yang sangat spesial di habitatnya ataupun bersumber pada di mana letak tipe makanannya terletak. Apalagi di dalam suatu habitat tunggal, semacam hutan, zona ini dapat dihuni oleh bermacam tipe burung yang bermacam- macam, dengan sebagian spesies hidup dalam hutan kanopi, sebagian di dasar kanopi itu sendiri, dan sebagian yang yang lain dalam dalam hutan itu sendiri. Burung yang hidup di dekat perairan biasanya mencari santapan dengan memancing, memakan tumbuhan, serta membajak santapan hewan lain. Burung pemangsa mengkhususkan diri pada mencari hewan ataupun burung lain.


Sebagian burung yang memakan sari bunga, berfungsi dalam penyerbukan bunga serta banyak burung yang memakan buah pula memainkan kedudukan berarti dalam penyebaran biji. Burung- burung penyerbuk acapkali silih tergantung serta berdampingan dengan tanaman, serta dalam sebagian permasalahan kadangkala peristiwa cuma terdapat spesies burung tertentu yang hingga ke dalam nektarnha serta cuma ialah penyerbuk primer/ tunggal dari spesies bunga tertentu.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung Kedasih, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)


no image

Burung Kedasih

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Kedasih. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Hasil gambar untuk Burung Kedasih
Burung Kedasih

Burung Kedasih atau Wiwik ini memiliki bahasa ilmiah Cacomantis merulinus. 
Makanan dari burung ini adalah serangga dan ulat. Burung ini biasanya ada di habitat hutan, daerah aliran sungai atau sabana. Ciri-ciri dari burung ini adalah seluruh badannya berwarna coklat dengan garis hitam dan memiliki paruh hitam. 

Burung ini sering dijumpai di pohon tinggi dan sering bertengger di ujung cabang pohon. Burung ini mempunyai kebiasaan unik yaitu dia tidak membangun sarang tetapi menempatkan telurnya di sarang burung lain, dan menyerahkan semuanya kepada burung lain. Burung ini hanya bertelur 1 butir. Burung ini tidak akan pernah tahu anaknya dimana dan anaknya tidak akan pernah tahu mana induk sebernanya. Burung ini suka berada di tempat yang sangat sepi, jarang ada manusia yang berlalu lalang di daerah tersebut. Bagi manusia suara burung ini diartikan seperti seorang ibu yang sedih karena tidak tahu anaknya dimana dan keadaannya dimana.

Burung hidup serta tumbuh biak pada sebagian besar habitat darat serta pada 7 daratan, sampai menggapai koloni ekstrem mereka pada koloni perkembangbiakan Petrel Salju sampai pada ketinggian 440 km( 270 mi) di pedalaman Antartika. Diversitas paling tinggi burung ada di daerah tropis. Ini pula telah dipikirkan tadinya kalau keragaman paling tinggi burung merupakan hasil dari tingkatan spesiasi di wilayah tropis, bagaimanapun riset terkini menciptakan spesiasi tingkatan paling tinggi di lintang besar yang diimbangi dengan tingkatan kepunahan lebih besar daripada di wilayah tropis. Sebagian familia burung sudah menyesuaikan diri terhadap kehidupan baik di lautan dunia serta pada diri mereka, dengan sebagian spesies burung laut tiba ke darat cuma buat berkembangbiak serta sebagian penguin sudah tercatat menyelam sampai kedalaman 300 m( 980 ft).

Banyak spesies burung yang sudah membangun populasi perkembangbiakan di daerah mereka yang diintroduksi oleh manusia. Sebagian introduksi memanglah disengaja; contohnya Puyuh Biasa, diintroduksi ke segala dunia bagaikan burung buruan. Yang lain sebab ketidaksengajaan, semacam pembuatan populasi Parkit Pendeta liar di sebagian kota di Amerika Utara sehabis pelarian mereka dari penangkaran. Sebagian spesies, tercantum Kuntul Kerbau, Karakara Kepala- kuning serta Kakatua Galah, mempunyai sudah menyebar secara natural melampaui rentang asli mereka bagaikan aplikasi agrikultural yang membuat habitat baru mereka yang cocok.

Sebagian besar burung menempati bermacam posisi dalam ekologi. Sedangkan sebagian burung universal yang lain menempati tempat yang sangat spesial di habitatnya ataupun bersumber pada di mana letak tipe makanannya terletak. Apalagi di dalam suatu habitat tunggal, semacam hutan, zona ini dapat dihuni oleh bermacam tipe burung yang bermacam- macam, dengan sebagian spesies hidup dalam hutan kanopi, sebagian di dasar kanopi itu sendiri, dan sebagian yang yang lain dalam dalam hutan itu sendiri. Burung yang hidup di dekat perairan biasanya mencari santapan dengan memancing, memakan tumbuhan, serta membajak santapan hewan lain. Burung pemangsa mengkhususkan diri pada mencari hewan ataupun burung lain.


Sebagian burung yang memakan sari bunga, berfungsi dalam penyerbukan bunga serta banyak burung yang memakan buah pula memainkan kedudukan berarti dalam penyebaran biji. Burung- burung penyerbuk acapkali silih tergantung serta berdampingan dengan tanaman, serta dalam sebagian permasalahan kadangkala peristiwa cuma terdapat spesies burung tertentu yang hingga ke dalam nektarnha serta cuma ialah penyerbuk primer/ tunggal dari spesies bunga tertentu.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung Kedasih, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)