Jenis burung


Nama      : burung pipit coklat atau Petingan. (Lonchura punctulata)
Makanan : biji-bijian
Habitat    : daerah terbuka seperti: sawah, padang rumput,  ladang dll                     
Ciri-ciri : kepala, punggung, sayap dan ekor berwarna coklat dan leher perut sampai bawah ekor berwarana dasar putih dengan coretan coklat membentuk pola sisik ikan. Serta paruh berwarna  putih kebiruan.

Burung ini adalah jenis burung yang biasa hidup secara berkelompok, satu kelompok bias terdiri dari 10 – 30 ekor. Tapi tidak jarang lebih. Biasanya burung ini bias menghasilkan anak 3 – 6 ekor tiap sarang.


_________________________________________________________________________________


Nama     : burung pipit bondol
Makana : biji-bijian
Habitat  : daerah terbuka, sawah, padang rumput, ladang dll
Ciri-ciri  : kepala hingga leher berwarna putih, badan berwarna coklat kehitaman.

Burung ini biasanya bersarang di pohon rimbun dan tidak jarang bersarang di tengah-tengah tanaman padi. Burung ini bisa menghasilkan anak 2 – 4 ekor tiap sarang.
_________________________________________________________________________________


Nama : burung Manyar atau sangsiah (jantan)
Makanan : biji-bijian, tapi tak jarang memangsa serangga kecil
Habitat : areh persawahan, padang rumput, ladang dll
Ciri-ciri : Jantan:  kepala hitam dengan warna kuning terang di atas kepalanya, sayap berwarna dasar kuning dengan garis hitam, serta dada hingga perut berwarna coklat keputihan, paruh hitam
                                                                                       

Betina: dari kepala sampai ekor memiliki warna dengan dasar warna kuning dengan garis hitam berwarna coklat kehitaman. Tanpa memiliki mahkota berwarna kuning, paruh kuning kemerahan. Burung ini biasa bersarang di ujung – ujung cabang pohon yang tinggi.



Mereka biasanya bersarang bersama kelompoknya. Burung ini memiliki kebiasaan yang unik yaitu apabila sang betina tidak tertarik dengan sarang yang dibuat sang jantan maka sang jantan akan menghancurkan sarangnya dan membuat lagi sarang yang baru untuk menanrik perhatian sang betina. Mereka biasa membuat sarang di pohon kelapa, dirumput gelagah yang tinggi, ujung pohon bambu dan pohon- pohon tinggi lainnya.
_________________________________________________________________________________



Nama       : burung gereja (Passer montanus)
Makanan  : pemakan segala 
Habitat     : sawah, ladang, dirumah-rumah
Ciri-ciri    : atas kepala coklat, dada hingga ujung ekor coklat keputihan,pipi berwarna putih dan ada lingkaran hitam, bulu ditenggorokan berwarna hitam, paruh hitam. Sayap berwarna coklat dengan garis hitam dan putih.

Burung ini lebih banyak tingggal di rumah-rumah dan biasanya bersarang di lubang genting. Burung ini biasanya bertelur 2 – 4 butir. Lingkaran hitam di pipi burung ini seakan – akan itu adalah mata dari burung ini.
_________________________________________________________________________________


Nama    : burung kutilang (Pycnonotus aurigaster)
Makanan  : buah-buahan dan serangga
Habitat     : ladang, kebun, hutan
Ciri-ciri     : Kepal hitam, perut putuh keabuan, ekor hitam, Punggung abu – abu, sayap hitam, paruh hitam, Pantat warna kuning terang.            
Burung ini memiliki suara yang khas. Burung ini biasa menghasilkan anak 2 – 3 ekor. Burung ini termasuk jenis yang aktif. Mereka biasanya bersarang dipohon yang rimbun dan tenang. Makanannya meliputi buah seperti : papaya, pisang, jambu biji dll.
_________________________________________________________________________________


Nama       : burung cerukcuk (Pycnonotus goiavier)
Makanan : buah – buahan, serangga, ulat
Habitat    : pohon, hutan, perkebunan
Ciri-ciri    : kepala putih kecoklatan, dada putih keabuan, sayap hingga ekor coklat, pantat kuning keputihan. Paruh hitam dan ada garis hitam hingga mata.
                                                
Burung ini biasa ditemui di pepohonan rimbun, mereka jg memiliki suara yang khas pada waktu pagi, biasanya berkicau di ujung pohon. Burung ini biasanya bersarang di pohon yang rimbun dan menghasilkan anak 2 ekor dengan jumlah telur 2 butir.
_________________________________________________________________________________


Nama       : burung tekukur atau kukur (Streptopelia chinensis)
Makanan  : biji – bijian 
Habitat     : sawah, ladang, kebun, padang rumput, hutan
Ciri-ciri    : badan berwarna coklat, sayap berna coklat dengan garis hitam dan putih, di leher atas ada ada titik hitam putih dan warna ekor coklat, di bola mata ada lingkaran merah.

Bila musim panen burung ini sanagt gampang ditemui, burung ini jg sering hinggap di atas genting rumah, sambil megeluarkan suaranya yang khas. Burung ini biasa bersarang di pohon yang tinggi. Burung ini menghasilkan telur cuma 2 butir tiap sarang, tapi tidak jarang jumlah anak yang lahir cuma 1 ekor saja.
_________________________________________________________________________________


Nama       : burung puter atau puteh
Makanan  : biji - bijian
Habitat     : sawah, ladang, hutan, kebun
Ciri-ciri     : badan hingga ekor berwarna putih kecoklatan, dan ada juga yang berwarna putih, dengan garis hitam yang berbentuk setengah lingkaran di leher.
                                                                                       

Burung ini juga sama persis kehidupannya dengan burung tekukur atau kukur yaitu menghasilkan telur 2 butir dan bersarang di pohon yang rimbun.
_________________________________________________________________________________


Nama      : burung punai atau punahan (Treron capelli)
Makanan : buah - buahan
Habitat    : pohon yang tinggi 
Ciri-ciri    : badan berwarna hijau hingga ujung ekor, mulut, berwarna putih kebiruan, jenis punai atau punahaan tertentu ada bulu yang mengkilap di daerah leher.

Burung ini hidup secara berkelompok terdiri dari 10 – 25 ekor. Burung ini biasanya hinggap di pohon yang sedang berbuah. Burung turun ketanah hanya untuk minum. Dengan warnanya yang hijau, burung ini sulit untuk dibedakan dengan warna daun pohon dimana burung ini hinggap. Buring ini menghasilkan telur 2 butir dan mempunyai anak 2 ekor tiap musim berkembang biak.
_________________________________________________________________________________


Nama       : burung perkutut atau titiran (Geopelia striata)
Makanan  : biji - bijian
Habitat     : pohon tinggi, hutan dll
Ciri-ciri  : kepala berwarna abu – abu, leher bawah hingga perut bawah putih kemerahan, leher atas berwarana abu dengan coretan hitam, sayap warna dasar coklat kehitaman dengan garis – garis hitam, ekor berwarna coklat kehitaman, kaki berwarna kemerahan dengan garis hitam, paruh putuh keabuan.

Burung ini biasa ditemui sedang bertengger di dahan pohon yang tinggi dan rimbun. Burung ini menyukai tempat yang sepi dan sunyi, suara burung ini begitu halus, sehingga orang yang mendengarkan suara burung ini menjadi tenang. Burung ini suka bersarang di pohon tinggi dan menghasilkan 2 butir telur.
_________________________________________________________________________________


Nama      : burung cabai punggung hitam atau tapuk buah
Makanan : buah – buahan, serangga
Habitat    : di pohon, hutan
Ciri-ciri    : kepala, punggung, sayap, hingga ekor berwarna hitam, dada putih, leher bawah berwarna merah, paruh hitam, ada juga yang berparuh merah.

Burung ini suka berada di pohon yang tinggi dan kadang juga di pohon yang rendah, untuk mencari makan. Kadang burung ini memakan buah dari pohon benalu. Ukuran dari burung ini kecil. Burung ini suka bersarang di pohon yang tinggi dan menghasilkan 2 – 3 butir telur.
_________________________________________________________________________________


Nama      : burung ciblek atau prenjak (Prinia familiaris)
Makanan : serangga dan ulat
Habitat    : semak, rumput, pohon 
Ciri-ciri    : kepala sampai punggung berwarna abu-abu, leher berwarna putih keabuan, perut berwarna kuning, ekor berwarna abu-abu dengan putih di ujung ekor, kaki dan mata berwarna merah, sayap berwarna abu-abu dengan stripe putih.

Burung ini sering menghabiskan waktunya bermain di semak. Suara burung ini nyaring dan beragam. Mereka umumnya bersarang di semak-semak dan menghasilkan 2 – 3 butir telur.

Post a Comment

Previous Post Next Post