Informasi Burung Kicau, Merdu dan Gacor


Showing posts with label Burung Cuckoo. Show all posts
Showing posts with label Burung Cuckoo. Show all posts

Friday, April 5, 2013

Burung cuckoo lebih kejam daripada kedasih

Burung cuckoo lebih kejam daripada kedasih

Burung cuckoo memiliki tingkah laku buruk yang hampir mirip dengan burung Kedasih, yakni kerap kali menyusupkan atau menitipkan telor-telornya ke sarang burung lain supaya ditetaskan tanpa sepengetahuan si empunya sarang. Perilakunya yang dikerjakan burung ini dikenal Justin Welbergren, peneliti dari Universitas Cambridge Inggris, saat riset di sebuah wilayah hutan Malaysia. Yang menjadi korban perilaku buruk cuckoo merupakan induk betina murai batu, burung yang sesungguhnya diketahui sebagai petarung. Anda mungkin bertanya, kenapa murai yang fighter sejati dapat keok dari cuckoo? Tentu saja, sebab penampilan cuckoo nyaris menyerupai burung elang predator yang doyan memangsa burung berukuran lebih kecil.

“Kesamaan yang paling mencolok dari burung cuckoo dan elang pemangsa ialah pola garis di perut mereka,” ujar Welbergren. Kemiripan itulah yang menjadi senjata utama burung cuckoo untuk menakuti indukan burung lain di dalam sarangnya, termasuk sepasang murai batu.

Sesaat sesudah pasangan murai batu melarikan diri dari sarangnya, cuckoo segera bertelor di sarang  itu, kemudian pergi meninggalkannya seperti itu saja. Jadi, sama seperti kelakuan kedasih.

Tahu si cuckoo telah pergi, sepasang indukan murai batu itu kembali ke sarangnya, dan menduga telor itu ialah buah perkawinan mereka, sehingga segera dierami. Malahan, saat menetas menjadi piyik, murai batu betina bahkan dengan loyal melolohkan makanan, sebab menganggap cuckoo piyikan itu ialah buah hatinya sendiri.

PENAMPILAN CUCKOO MIRIP ELANG



MESKI KECIL, MURAI TAK MENYERAH

PADA AKHIRNYA, SI KECIL PUN KALAH
Semua kejadian unik di dunia burung ini jangan membuat kita membenci cuckoo, juga kedasih, karena semuanya sudah didesain Sang Pencipta, tentu dengan tujuan yang jelas, kendati kita belum memahami sepenuhnya. Semoga Welbergren, juga peneliti lainnya, bisa membantu kita untuk memahami rahasia tersebut.
Semoga bermanfaat.