Informasi Burung Kicau, Merdu dan Gacor


Showing posts sorted by relevance for query jalak. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query jalak. Sort by date Show all posts

Wednesday, December 25, 2019

Burung Curik Bali

Burung Curik Bali

Hallo Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Curik Bali. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.




Burung Curik Bali mempunyai bahasa ilmiah (Leucopsar Rothschildi). Burung ini suka makan buah atau serangga. Habitat Curik Bali ini biasanya di temukan di hutan bagian barat pulau Bali. Burung ini memiliki ciri-ciri memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Jalak Bali memiliki pipi yang tidak ditumbuhi bulu dan berwarna biru cerah kaki yang berwarna keabu-abuan. Burung jantan dan betina serupa.

Jalak Bali hanya ditemukan di hutan bagian barat pulau Bali. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies endemik Bali, dimana pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna provinsi Bali. Keberadaan hewan endemik ini dilindungi undang-undang.

Jalak Bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan setelah pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rothschild, yang merupakan orang pertama yang mendeskripsikan spesies ini ke dunia pengetahuan pada tahun 1912.

Dikarenakan penampilannya yang indah dan elok, Jalak Bali merupakan salah satu burung yang paling diminati oleh para kolektor dan pemelihara burung. Penangkapan liar, hilangnya habitat hutan, serta daerah dimana burung ini ditemukan sangat terbatas menyebabkan populasi Jalak Bali cepat menyusut dan terancam punah dalam waktu singkat.


Burung hidup serta tumbuh biak pada sebagian besar habitat darat serta pada 7 daratan, sampai menggapai koloni ekstrem mereka pada koloni perkembangbiakan Petrel Salju sampai pada ketinggian 440 km( 270 mi) di pedalaman Antartika. Diversitas paling tinggi burung ada di daerah tropis. Ini pula telah dipikirkan tadinya kalau keragaman paling tinggi burung merupakan hasil dari tingkatan spesiasi di wilayah tropis, bagaimanapun riset terkini menciptakan spesiasi tingkatan paling tinggi di lintang besar yang diimbangi dengan tingkatan kepunahan lebih besar daripada di wilayah tropis. Sebagian familia burung sudah menyesuaikan diri terhadap kehidupan baik di lautan dunia serta pada diri mereka, dengan sebagian spesies burung laut tiba ke darat cuma buat berkembangbiak serta sebagian penguin sudah tercatat menyelam sampai kedalaman 300 m( 980 ft).

Banyak spesies burung yang sudah membangun populasi perkembangbiakan di daerah mereka yang diintroduksi oleh manusia. Sebagian introduksi memanglah disengaja; contohnya Puyuh Biasa, diintroduksi ke segala dunia bagaikan burung buruan. Yang lain sebab ketidaksengajaan, semacam pembuatan populasi Parkit Pendeta liar di sebagian kota di Amerika Utara sehabis pelarian mereka dari penangkaran. Sebagian spesies, tercantum Kuntul Kerbau, Karakara Kepala- kuning serta Kakatua Galah, mempunyai sudah menyebar secara natural melampaui rentang asli mereka bagaikan aplikasi agrikultural yang membuat habitat baru mereka yang cocok.

Sebagian besar burung menempati bermacam posisi dalam ekologi. Sedangkan sebagian burung universal yang lain menempati tempat yang sangat spesial di habitatnya ataupun bersumber pada di mana letak tipe makanannya terletak. Apalagi di dalam suatu habitat tunggal, semacam hutan, zona ini dapat dihuni oleh bermacam tipe burung yang bermacam- macam, dengan sebagian spesies hidup dalam hutan kanopi, sebagian di dasar kanopi itu sendiri, dan sebagian yang yang lain dalam dalam hutan itu sendiri. Burung yang hidup di dekat perairan biasanya mencari santapan dengan memancing, memakan tumbuhan, serta membajak santapan hewan lain. Burung pemangsa mengkhususkan diri pada mencari hewan ataupun burung lain.


Sebagian burung yang memakan sari bunga, berfungsi dalam penyerbukan bunga serta banyak burung yang memakan buah pula memainkan kedudukan berarti dalam penyebaran biji. Burung- burung penyerbuk acapkali silih tergantung serta berdampingan dengan tanaman, serta dalam sebagian permasalahan kadangkala peristiwa cuma terdapat spesies burung tertentu yang hingga ke dalam nektarnha serta cuma ialah penyerbuk primer/ tunggal dari spesies bunga tertentu.

Itu tadi pembahasan singkat tentang burung Curik Bali, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)
no image

Burung Jalak Putih

Hallo Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Jalak Putih. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Hasil gambar untuk burung jalak putih
Burung Jalak Putih

Burung ini suka dengan serangga, buah – buahan. Habitat  burung Jalak Putih ini biasa ditemukan di hutan, ladang, perkebunan. Adapaun ciri-ciri dari burung ini memiliki kepala leher dada perut punggung berwarna putih, paruh kuning, kaki kuning, kaki kuning keputihan, sayap hitam dengan selingan bulu berwarna putih, ekor hitam, daerah sekitar mata tidak memiliki bulu dan hanya kulit wajah yang berwarna kuning.

Burung ini biasa ditemui di hutan lebat dan tidak jarang turun ke ladang atau sawah untuk mencari serangga dan buah. Burung ini biasa membuat sarang di lubang pohon bekas sarang burung lain atau membuat sarang sendiri. Burung ini biasa bertelur 2 butir tiap sarang.

Itu tadi pembahasan singkat tentang burung Jalak Putih, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)

Wednesday, March 13, 2019

Burung Cantik Khas Indonesia

Burung Cantik Khas Indonesia

Hallo Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Cantik Khas Indonesia. Adakah kalian yang sudah tau jenis burung apa saja yang menjadi burung cantik khas Indonesia? Mungkin bisa kalian tebak sendiri ya hehee..

Burung-burung indah dan menawan khas Indonesia hal yang demikian beberapa ada yang terancam punah. Tetapi ada juga yang masih dapat ditemukan hidup bebas di alam liar. Siapa tahu kalau mujur, sobat dapat memandang mereka secara seketika saat berjalan-jalan.

1. Cendrawasih Biru



Pada biasanya orang mengetahui burung cendrawasih dengan corak cokelat kehitaman. Tetapi rupanya masih ada spesies burung surga lain yang tak indah menawan. Spesies yang dimaksud tidak lain yaitu Cendrawasih Biru alias Blue Paradise atau paradisea rudolphi dalam istilah bahasa latinnya.

Laporan sah yang mencatat kemunculan burung ini timbul pertama kalinya pada 1884. Bulu Cendrawasih Biru ialah kombinasi warna hitam dan biru, dengan ekor bercorak kecoklatan. Burung menawan ini informasinya dapat dijumpai di wilayah pegunungan Papua.



2. Jalak Bali


Jalak Bali adalah spesies burung khas Pulau Dewata. Tetapi keberadannya sekarang mulai langka dan terancam punah. Kecuali hal yang demikian tidak terlepas dari kian berkurangnya lahan hijau yang menjadi habitat sang binatang. Apabila itu tingkat perburuan kepada sang jalak juga tinggi, sebab kecantikan dan kemerduan suaranya.



Jalak Bali mempunyai nama latin leucopsar rothschildi. Sekujur tubuhnya ditumbuhi bulu warna putih bersih, selain komponen ekor yang berwarna hitam dan sekitar paruh yang berwarna biru gelap.

Well, itulah sedikit ilustrasi mengenai sebagian burung menawan khas Indonesia. Tetapi mujur, para sobat traveler dapat memperhatikan sendiri kemolekan mereka di alam liar sembari berjalan-jalan. Tetapi jangan hingga berupaya menangkap dan membawa pulang, sebab sebagian di antaranya sekarang termasuk spesies langka.


3. Kakatua Raja


Berbeda dari kakatua pada biasanya, Kakatua Raja mempunyai tubuh hitam legam. Pengecualian untuk komponen sekitar mata dan paruh, yang berwarna merah. Burung ini berukuran cukup besar, sebab panjangnya dapat menempuh 60 centimeter.



Tingkah polah Kakatua Raja amat menarik untuk dilihat, terlebih untuk para penghobi bird-watching. Pantas burung indah dan menawan ini mempunyai jambul besar di komponen kepala, yang dalam peluang tertentu bakal ditegakkan. Sama seperti Cendrawasih Biru, Kakatua Raja informasinya masih dapat ditemukan di hutan Papua.


4. Burung Kipasan Sulawesi


Online dengan namanya, burung kipasan cuma dapat ditemukan di Sulawesi. Jangan kuatir apabila kalian susah menemukan info soal hewan ini di Tenaga, karena ada juga yang menyebutnya dengan istilah Rusty-bellied Fantail atau Kipasan Sulawesi Fantail. Sementara nama latinnya merupakan Rhipidura Teysmann.



Jika tarik utama burung kipasan ada di ekornya. Tetapi dilihat seksama, ekor burung ini terlihat bertingkat sehingga tampak beda dari binatang sejenis. Apalagi konon komponen hal yang demikian sering kali dijentikkan berulang kali oleh sang burung. Sungguh cantik dan menawan.


5. Nuri Merah Biak


Nuri Merah Biak termasuk binatang yang cukup langka. Kita cuma dapat menemukannya di hutan Pulau Biak. Apabila laporan juga menceritakan Nuri Merah sering kali tampak di tempat Teluk Cendrawasih, Papua. Tetapi mujur, sobat traveler dapat menemukan burung menawan ini sedang bertengger di sekitar wilayah perkebunan kelapa.



Dari segi penampilan, Nuri Merah Biak memang terlihat anggun dan tampak. Sekujur tubuhnya didominasi bulu-bulu berwarna merah, yang makin terlihat total berpadu dengan bercak ungu di sekita mata dan paruh sedikit kekuningan.  kelompok resminya, burung ini mempunyai nama latin eos cyanogenia.


Wednesday, November 2, 2011

Burung Jalak Hongkong

Burung Jalak Hongkong

Nama       : burung jalak hongkong atau cingoret
Makanan : serangga, ulat, buah - buahan
Habitat    : hutan
Ciri-ciri    : kepala putih, leher dan sayap hingga berwarna hitam dengan selingan warna putih, dada hitam disertai dengan warna putih, ekor hitam, di daerah bagian mata tidak memiliki bulu dan berwarna putih kekuningan, paruh hitam, kaki hitam.

Burung ini tidak jauh beda dengan jalak kebo, mereka suka bersarang di pohon kelapa dan pohon tinggi. Burung ini biasa bertelur 2 butir tiap sarang.
_________________________________________________

Nama       : burung madu kelapa (Anthreptes malacensis)
Makanan : sari bunga kelapa, serangga
Habitat     : di pohon kelapa dan palem
Ciri-ciri     : sama seperti burung penghisap madu lainnya.

Burung ini tidak jauh berbeda denagn pemakan madu lainnya Cuma yang membedakan Cuma ukuran tubuh mereka.


_________________________________________________

Nama       : burung kepodang atau cilalongan (Oriolus chinensis)
Makanan : buah – buahan, serangga, ulat
Habitat    : hutan
Ciri-ciri    : kepa la kuning dengan garis hitam yang memanjang di daerah sekitar mata, punggung perut dada hingga ekor berwar nakuning, sayap berwarna kuning hitam, paruh merah tapiada yang mempunyai paruh hitam, kaki hitam

burung ini suka berterbangan di hitam untuk mencari buah – buahan dan serangga, burung ini bersarang di pohon tinggi dan mempunyai 2 butir telur tiap sarang.
_________________________________________________

Nama       : burung kaca mata atau pecit kaca - kaca (Zosterops palpebrosus)
Makanan : buah – buahan, serangga kecil
Habitat    : hutan, kebun,
Ciri-ciri    : kepala punggung sayap hingga ekor berwarna hijau kekuningan, leher hingga perut berwarna abu – abu, kaki hitam, dan lingkaran mata berwarna putih.

Burung ini biasa terbang berkelompok atau berpasangan. Lingkaran putih di mata yang secara tidak langsung memberikan nam untuk buurng tersebut. Buurng ini biasa bertelur 2 – 3 butir tipa sarang.

_________________________________________________

Nama       : burung cucak gunung atau ketungkling (Pycnonotus                                     bimaculatus)
Makanan : buah – buahan, serangga
Habitat    : hutan
Ciri-ciri    : kepal punggung sayap hingga ekor berwarna coklatb hijau kekuningan, dada sampai perut putih, pantat kuning, dipangkal paruh ada bulu warna merah, kaki hitam

Burung ini hampir sama dengan burung  jenis kutilang dan crukcuk, biasa bertelur 2 butir tiap sarang. Burung ini suka makan buah – buahan di hutan, kebun piggiran hutan dan ladang. Burung ini biasa memakan buah pepaya, pisang adan jenis buah lainnya. Burung ini suka makan serangga seperti ulat pohon.
_________________________________________________

Nama       : burung gagak atau goak
Makanan : buah-buahan, daging 
Habitat    : hutan
Ciri-ciri    : seluruh badan berwarna hitam.

Burung ini dimasyarakat sering dibagi menjadi dua jenis yaitu: gagak bunga atau buah dan gagak bangkai. Gagak buah biasa dipelihara karena dari segi perawatan lebih mudah dibandingkan gagak bangkai. Burung gagak biasa bertelor di pohon tinbggi dan biasa membangun sendiri sarangnya. Burung gagak biasa nertelur 2 – 3 butir.

Wednesday, August 28, 2019

Ruang hijau Jakarta, surga bagi 129 spesies burung

Ruang hijau Jakarta, surga bagi 129 spesies burung

Jakarta - Komunitas pengamat burung Jakarta Birdwatcher Society (JBS) mengatakan bahwa setidaknya ada 129 spesies burung yang hidup di ruang terbuka hijau di Jakarta. Ratusan burung yang hidup di habitat liar di berbagai bagian ibukota.

Hasil pemantauan dilakukan di ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. "Kami mencatat ada 129 spesies burung di 19 ruang hijau di Jakarta. Enam di antaranya hampir punah," kata Koordinator JBS Ady Kristanto di Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.



Enam spesies, bubut Jawa (Centropus nigrorufus), jalak putih (Sturnus melanopterus), Cerek Jawa (Anhinga melanogaster), fregat Natal (Fregata andrewsi), bangau bluwok (Mycteria cinerea), cengkeh ular Asia (Anhinga melanogaster).

Berbagai spesies tersebar di 19 RTH, Suaka Margasatwa Muara Angke, Taman Margasatwa Ragunan, Hutan Kota Srengseng, Hutan Lindung Angke Kapuk, Menteng, Kebayoran dan Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Burung-burung itu juga ditemukan di Buperta Cibubur, Hutan Kota Kemayoran, daerah Monas, Buperta Ragunan, Tebet, Ancol, Sungai Pesanggrahan, Manggala Wanabakti, Senayan, bank Ciliwung, Hutan Kota UI, dan Situ Babakan.


Menurut Ady, burung endemik Jawa, seperti bubut Jawa dan jalak putih masih bisa ditemukan di Jakarta. Tetapi habitat mereka terbatas di Suaka Margasatwa Muara Angke.

Tidak hanya spesies lokal, JBS juga mencatat beberapa spesies burung yang bermigrasi
menggunakan keberadaan ruang hijau di Jakarta sebagai titik transit selama musim migrasi.

Jenis-jenis burung antara lain, Asia honey sikep (Pernis ptilorhynchus), alipon alipon (Accipiter gularis), albatros Cina (Accipiter soloensis) yang merupakan burung mangsa.

Ada juga burung pantai bermigrasi yang menggunakan daerah pesisir Jakarta sebagai titik transit, yaitu Cerek kernyut (Pluvialis vulva) dan kerbau gala (Numenius phaeopus).

"Meski luas ruang hijau di Jakarta masih jauh dari 30 persen, hanya sekitar 9,8 persen dari total luas Jakarta, tetapi masih transit burung migran," katanya.

Ruang terbuka hijau paling sedikit ada di Jakarta Barat, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah untuk melestarikan ekosistem di dalamnya.
Ady mengingatkan, berkurangnya luas Ruang Terbuka Hijau dapat menyebabkan penurunan jumlah spesies burung yang ditemui.

Thursday, December 26, 2019

Burung Kuntul

Burung Kuntul

Hai Sobat Burung!! Bagaimana kabar kalian semua. Semoga kabarnya baik dan sehat semua ya. Amin... Pada kali ini saya akan membahas artikel tentang Burung Kuntul. Adakah kalian yang sudah tau burung ini? Yuk kita simak pembahasan singkat berikut ini.

Burung Kuntul


Hasil gambar untuk burung kuntul
Burung Kuntul

Burung Kuntul ini memiliki nama ilmiah Ardeidae. Makanan dari burung kuntul ini adalah ikan, katak, jangkrik dan serangga air. Burung ini sering ditemui di sawah berair, hutan bakau, aliran air. Burung kuntul ini memiliki ciri-ciri berwarna dasar putih, leher panjang dan kaki yang panjang.

Burung ini biasanya mencari makan di sawah atau tempat yang berair. Mereka memburu makanannya dengan menombak kearah mangsanya dengan paruh mereka yang panjang dan tajam, denagn sangat cepat. Mereka biasanya tidur dan bersarang di hutan bakau, pohon tinggi dan rimbun. Burung ini menghasilkan 2 – 3 butir telur. Mereka bersarang secara berkelompok bahkan tidak jarang dalam satu pohon bisa terdiri dari 3 – 5 sarang. 


Tambahan dari burung yang lain :

Burung Cinenen atau Ketinglar (Orthotomus sepium)

Makanan : serangga, ulat
Habitat : pohon yang rimbun dan semak
Ciri-ciri : kepala merah badan keabu – abuan, sayap abu kemerahan,
Ekor abu – abu, kaki merah, paruh merah keputihan.

Burung ini tidak jauh beda dengan jenis burung prenjak atau ciblek, tapi mereka suka bersarang di pohon dengan jumlah telur 2 – 3 butir.


Burung Penghisap Madu Sriganti atau Kepecit (Nectarinia jugularis)

(jantan)
(betina)

Makanan       : sari bunga, serangga
Habitat          : di tempat yang banyak tumbuh bunga
Ciri-ciri     : kepala – punggung hingga sayap hijau gelap, dada sampai perut berwarna kuning cerah,untuk yang jantan tidak ada bulu yang mengkilap dibawah paruh hingga leher, betina memiliki lehermengkilap.



Untuk jenis burung ini mereka bias mengepakkan sayapnya begitu cepan sehingga bias menghisap sari bunga tanpa harus bertengger. Burung ini memiliki habitat yang tak terbatas, dimana ada bunga disana pasti ada burung ini. Mereka biasa bersarang di pohon tinggi dan rimbun. Jumlah telur mereka 2 – 3 butir. Sarang mereka menggantung.


Burung Murai Gila atau Temblek (Rhipidura javanica)

Makanan : serangga kecil dan ulat
Habitat    : daerah aliran sungai pohon rimbun
Ciri-ciri   : kepala hitm, punggung hingga sayap hitam, ekor hitam,dada putih, leher hitam dan ada stripe putih.

Burung ini biasa dijumpai di kandang ternak di sawah, biasanya mereka mencari serangga terbang dan kutu di hewan ternak. Burung ini sangat lincah sehingga bias menangkap serangga yang beterbangan. Burung ini biasa bersarang di ranting pohon yang kecil dan menjulur kebawah sehingga sulit untuk menjangkau sarang mereka. Burung ini biasa bertelur 2 – 3 butir tiap sarang.


Burung anis merah atau punglor merah

Makanan : serangga, cacing, ulat, jangkrik
Habitat    : pohon kopi, pohon salak, rumpun                             bambu dll
Ciri-ciri   : kepala dan badan berwarna merah, ayap berwarna abu kehitaman denagn stripe putih, kaki  merah

Burung ini termasuk burung yang sekarang ini menjadi burung kicauan. Burung ini biasa bersarang di pohon kopi tapi tidak jarang bersarang di pohon jenis yang lain. Burung ini bertelur 3 – 4 butir. Yang menarik burung ini bias teller. Pada waktu teller burung ini akan terus berkicau dan tidak menghirukan keadaan sekelilingnya.


Pelatuk Besi

 
 Pelatuk besi : badan lebih besar dari pelatuk biasa, badan coklat kehitaman, ada jambul di kepala berwarna merah, paruh hitam, kaki hitam







Pelatuk Biasa


Nama       : burung pelatuk atau belatuk
Makanan : serangga, ulat
Habitat    : hutan
Ciri-ciri    : Pelatuk biasa : kepala putih dengan stripe hitam, sayap hitam dengan titik putih sepajang sayap, punggung – dada hingga perut berwarna putih, ekor hitam, kepala ada bulu berwarna merah mirip jambul.


Burung ini suka mencari makan batang – bantang pohon, mereka biasanya melubangi pohon menggunankan paruh mereka yang panjang dan runcing untuk menangkap ulat yang ada di batang pohon. Burung ini biasa ditemui di pinggiran hutan atau dalam hitam. Mereka bersarang di lubang – lubang pohon yang mereka lubangi sendiri. Mereka biasanya mengeluarkan telur 2 – 3 butir, tp biasanya yang menetas hanya 2 ekor tiap sarang.


Jalak Kebo (Acridotheres fuscus)

Makanan : serangga, ulat, belalang, buah - buahan
Habitat    : hutan, daerah persawahan, kebun dll
Ciri-ciri    : kepala – ekor berwarna abu – abu kehitaman, sayap berwarna hitam dan beberapa helai bulu sayapnya berwarna putih, kaki kuning, paruh kuning, lingkaran mata berwarna putih kekuningan.


Burung ini sering terbang secarab berkelompok dengan jumlah yang tidak terlalu banyak antara 5 – 10 ekor. Mereka sering hinggap di punggung kerbau untuk mencari parasit yang menempel di punggung kerbau. Burung ini suka bersarang di lubang – lubang pohon, tapi tidak jarang mereka membangun sendiri sarang mereka (ini tergantung lingkungan mereka tinggal). Mereka biasa bertelur 2 butir tiap sarang.

Nah itu tadi pembahasan singkat tentang Burung, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian ya. Terima kasih sudah berkunjung. Tunggu artikel tentang burung lainnya. Bye...:)